Ayo Cegah Penyebaran Virus Corona

Lima langkah berikut mungkin bisa membantumu untuk menghadapi situasi ketika orang terdekat dinyatakan positif corona. Covid-19 bisa menjadi penyakit yang memberatkan tubuh dan butuh waktu bagi tubuh untuk pulih sepenuhnya. Meski dinyatakan bebas dari virus Corona, pasien tetap harus menindaklanjuti pengobatan.

Perawatan di rumah dapat menghentikan penyebaran COVID-19 dan membantu melindungi orang-orang yang berisiko tinggi. Dalam masa-masa sulit ini, layanan rawat inap rumah sakit harus diprioritaskan untuk orang-orang yang mengalami sakit serius saja. Alat Pelindung Diri terdiri dari pakaian penutup, masker, sarung tangan, sampai alas kaki. Dalam penanganan jenazah corona, menjadi petugas khusus jenazah ialah tim medis dari rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk resmi oleh pemerintah.

Selain itu, kini berbagai penelitian dan uji klinis vaksin COVID-19 juga sedang dilakukan. Vaksin tersebut diharapkan dapat memberikan pencegahan terhadap penyakit COVID-19. Dua atau tiga di antara pasien tersebut alami penurunan fungsi paru-paru meski terlalu dini untuk mengonfirmasi efek jangka panjangnya. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.

Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung, atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh Anda sehingga Anda menjadi sakit. • Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, termasuk anggota keluarga. • Jika seseorang melakukan isolasi mandiri, artinya orang tersebut sedang sakit namun tidak parah • Sediakan kamar sendiri yang besar dengan sirkulasi udara yang baik dan dilengkapi sarana mencuci tangan dan rest room. CDC menyarankan untuk segera mencari pertolongan medis jika muncul gejala. Akan tetapi, hubungi penyedia layanan kesehatan terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan.

Langkah tepat jika terkena Covid

Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk memperkecil kemungkinan penularan virus corona tapi juga berbagai penyakit lainnya yang diakibatkan oleh bakteri dan virus yang terdapat pada makanan setengah matang. Salah satu gejala spesifik dari virus corona adalah menyebabkan penyakit respirasi atau saluran pernapasan. Orang yang terpapar virus corona seringkali mengalami batuk dan sesak napas akut. Jika tidak ditangani dengan benar dan segera, kondisi ini dapat membahayakan nyawa penderitanya. Dia meyakini pasien virus corona dapat sembuh jika penanganan yang dilakukan tepat dan sesuai dengan gejala yang didapat dari orang yang terinfeksi. Sangat penting untuk memahami kapan orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus ke orang lain untuk upaya pengendalian.

Femy yang memilih tes di RS swasta demi mendapat hasil dalam waktu kilat, mengeluarkan uang jutaan untuk sekali tes. Apalagi dia juga perlu membawa anak dan sang pengasuh untuk dites. “Kenapa di awal saya tidak langsung tesswabjuga, karena saat itu tidak ada uang lagi. Saya baru tesswabbelakangan waktu kantor suami saya menanggung,” ujarnya. Tak hanya dukungan bagi suaminya, Femy pun berusaha memberikansupportbagi kerabatnya yang senasib dengan sang suami. “Di kantornya, setelah diadakan tesswabditemukan sejumlah orang yang positif.

Setelahdikerokin, minum paracetamol dan dibawa tidur, besok paginya dia merasa fit dan kembali kerja lagi,” kenang Femy. , Femy membagikan kisahnya yang bisa menjadi pengalaman berharga bagi semua orang di masa pandemi ini. Selain seruan larangan mudik, sejumlah daerah yang belum menerapkan kebijakan PSBB mulai menerapkan kebijakan itu. Hingga akhir Mei, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melaporkan sudah ada 29 wilayah yang menerapkan PSBB yang terdiri atas four provinsi dan 25 kabupaten/kota. Senada dengan imbauan Presiden, Menteri Perhubungan segera membuat aturan tentang pengendalian transportasi untuk mencegah aktivitas mudik. PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik.

Stunny